Sep 19

Gak semua yang lo denger itu bener. Nampaknya kata-kata dari sebuah iklan permen ini ada benarnya juga. Seringkali ibu menyusui dinasehati ini itu oleh orang tua, kerabat, teman, bahkan tetangga. Padahal belum tentu nasehat yang disampaikan itu benar. Berikut contohnya.

1. Banyak makan supaya ASI banyak

Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi ASI sangat banyak. Di antaranya frekuensi penyusuan, berat lahir, umur kehamilan saat melahirkan, umur ibu, paritas, stres, penyakit akut, konsumsi rokok, konsumsi alkohol, pil kontrasepsi, asupan gizi, dan cadangan gizi ibu.  Yang paling mempengaruhi adalah frekuensi penyusuan. Semakin sering bayi menyusu, ASI akan diproduksi lebih banyak karena mengikuti pola supply on demand. Oleh karena itu dikenal pula metode relaktasi (cara utk memproduksi ASI lagi setelah sempat tidak menyusui sekian lama) karena kunci produksi ASI adalah frekuensi penyusuan. Jadi banyak makan bukanlah faktor utama yang mempengaruhi banyaknya ASI, apalagi jika makanan yang dikonsumsi bukanlah makanan yang dapat meningkatkan produksi ASI.

2. Sebelum menyusui payudara dipijat supaya ASI yang keluar kental

ASI yang pertama keluar saat menyusui disebut foremilk yang mengandung air dan karbohidrat dan bersifat encer. Foremilk ini berfungsi menghilangkan rasa haus pada bayi. Jika hanya foremilk yang diberikan bayi akan terus menyusu karena masih lapar. Beberapa saat setelah menyusu akan keluar hindmilk yang lebih kental dan berisi lemak dan protein. Jika foremilk dibuang dan hanya hindmilk yang diberikan, bayi bisa kegendutan karena asupan lemaknya banyak. Oleh karena itu menyusui harus memberikan foremilk dan hindmilk secara lengkap, karena itu selesaikan satu payudara baru kemudian berpindah ke payudara yang lain.

3. Bersihkan puting payudara sebelum menyusui

Sebelum menyusui ibu tidak perlu selalu mencuci/membersihkan puting. Kulit ibu mengandung banyak bakteri baik yang akan ikut tertelan bayi saat menyusu dan akan berfungsi menjaga kesehatan saluran cerna. Kulut ibu juga punya mekanisme pelindung berupa kelenjar minyak yang berfungsi menjaga kelembaban kulit puting. Mencuci puting terlalu sering akan membuat lapisan minyak alamiah tersebut hilang dan kulit puting menjaga kering, mudah pecah-pecah dan mudah terinfeksi. Menjaga kebersihan payudara cukup dengan mandi satu sampai dua kali sehari.

4. Ibu menyusui tidak boleh makan durian, makanan pedas, dan bersantan

Metabolisme makanan setiap orang berbeda satu dengan yang lain. Demikian pula dengan bayi. Tiap bayi tidak bereaksi sama terhadap makanan tertentu. Durian, makanan pedas, dan bersantan bisa saja mempengaruhi bayi yang satu, akan tetapi belum tentu untuk bayi yang lain. Cara mengetahuinua dengan mencermati kondisi bayi setelah ibu makan sesuatu.

5. Bayi sembelit adalah tanda ibu kurang serat sehingga kualitas ASI tidak baik

Kualitas ASI sebetulnya akan selalu baik bahkan saat ibu kurang makan pun kualitas asi selalu diutamakan dengan mengambil cadangan dari badan ibu. Pada bulan pertama ASI bersifat pencahar agar gerakan usus baik dan bisa membuang segala isi usus yg berasal dari bayi menelan cairan ketuban selama di kandungan. Setelah bulan pertama maka usus dapat bekerja dengan baik, menyerap ASI dengan sempurna sehingga hampir tidak ada ampas, akibatnya BAB menjadi  jarang. Kalau ibu kurang serat yang akan sembelit adalah ibunya karena serat tidak diserap tetapi lewat di usus sambil menarik air sehingga tinja menjadi lunak dan mudah dikeluarkan.

Referensi:

http://kuliahbidan.wordpress.com/2008/10/12/produksi-asi-dan-faktor-yang-mempengaruhinya/

Diskusi di grup Room for Children (dengan dr Fransiska Sri Susanti, SpA.)

Aug 18

Bahan:
150 g mentega
75 g gula halus
2 kuning telur
175 g tepung terigu
20 g coklat bubuk
garam seujung sdt
choco chips secukupnya

Cara membuat:
-kocok mentega dan gula halus sampai lembut
-masukkan kuning telur, kocok lagi sampai lembut
-masukkan tepung terigu yang telah dicampur dengan coklat bubuk, aduk dengan spatula
-masukkan ke dalam kantong segitiga yang telah diisi spuit sedikit demi sedikit
-semprotkan ke loyang yang telah diolesi mentega
-lakukan sampai adonan habis
-letakkan choco chips di tengah-tengah kue
-panggang hingga matang

Aug 30

Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Ada orang yang ketika datang bulan Ramadhan dia masih punya hutang puasa Ramadhan tahun lalu. Berdosakah dia dalam hal ini ? Haruskah dia membayar kifarat (denda) ?

Jawaban
Orang yang mempunyai hutang puasa Ramadhan dia wajib mengqadlanya sebelum Ramadhan berikutnya. Dan dia boleh mengakhirkan puasa qadha tersebut sampai bulan Sya’ban. Jika Ramadhan berikutnya telah tiba sementara dia belum mengqadla puasa Ramadhan tahun lalu tanpa alasan yang syar’i, maka dia berdosa. Read the rest of this entry »

Aug 30

Oleh
Abu Hafsh Usamah bin Kamal bin Abdir Razzaq

Anas berkata, “Para Sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam jika menyerahkan seorang wanita kepada suaminya, maka mereka memerintahkan isteri agar berkhidmat kepada suaminya dan memelihara haknya.”

Ummu Humaid berkata, “Para wanita Madinah, jika hendak menyerahkan seorang wanita kepada suaminya, pertama-tama mereka datang kepada ‘Aisyah dan memasukkannya di hadapannya, lalu dia meletakkan tangannya di atas kepalanya seraya mendo’akannya dan memerintahkannya agar bertakwa kepada Allah serta memenuhi hak suami”[1]

‘Abdullah bin Ja’far bin Abi Thalib berwasiat kepada puterinya, “Janganlah engkau cemburu, sebab itu adalah kunci perceraian, dan janganlah engkau suka mencela, karena hal itu menimbulkan kemurkaan. Bercelaklah, karena hal itu adalah perhiasan paling indah, dan farfum yang paling baik adalah air.” Read the rest of this entry »

Aug 30

Sore itu, setengah tahun yang lalu… Terlepas sudah gelar mahasiswa dari pundakku. Digantikan dengan gelar sarjana sains yang melekat di belakang namaku.

Ah Pena… Seandainya kau rasakan kebahagiaanku ketika itu. Isak haru ibu, ucapan selamat dari dosen dan sahabat. Sore itu, senyum tak lepas dari bibirku.

Ah Pena… Sedikit gamang menyelimutiku ketika itu. Apa yang akan aku lakukan setelah lulus? Read the rest of this entry »